Kesan Pertama Mahasiswa PPLT-Tematik Mengajar di SMP Negeri 1 Metro
- 27 Juli 2018
- Posted by: Humas UM Metro
- Category: Uncategorized @id
UM Metro – Setiap mahasiswa dalam menjalani Program Pengalaman Lapangan Terpadu (PPLT) Tematik selama ditugaskan di sekolah tentu akan mengisahkan kesan yang berbeda-beda seiring dengan sepak terjang dan sikap mereka. Hal ini juga yang dikisahkan oleh Desi Wulandari, salah satu mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Metro. Berikut kisahnya sebagaimana rilisnya kepada Medium News pada Kamis, 26 Juli 2018.
Saya adalah salah satu mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UM Metro yang cukup beruntung menurut saya, sebab saya ditempatkan di salah satu sekolah yang banyak orang bilang ini adalah sekolah yang berkualitas, saya ditempatkan di SMP N 1 Metro.
Kesan pertama saya ketika saya datang di SMP N 1 Metro saya mengikuti upacara bendera pertama yang disambut dengan pembacaan pidato bahasa inggris, oh my god it so make me surprise, speaking dan pronounciation mereka sudah sangat baik, padahal mereka masih SMP tentunya saya sangat terkejut dengan kemampuan mereka.
Pertama kalinya saya diberikan tugas mengajar sendiri di kelas, saya belum selesai membuat Perangkat Pembelajaran tetapi pamong saya meminta saya untuk menggantikannya. Tentunya jiwa sok pemberani saya muncul, padahal saya akan masuk di kelas 9 dan tanpa perangkat pembelajaran dan persiapan, namun saya mempunyai tekad dan keyakinan yang kuat bahwa SAYA PASTI BISA!
Yaaa.. benar saja saya bisa mengatasinya, sungguh saya sangat bersyukur, ini semua dapat saya lalui berkat dosen saya yang bernama Bunda fenny, begitu saya biasa memanggilnya, beliau yang mengajarkan saya yang dari awal saya gemetar sebelum mengajar sehingga harus duduk dan butuh waktu sekitar 20 menit untuk menghilangkan rasa nervous saya, sampai saya menjadi sangat bisa dan berani berdiri di depan kelas atau di depan orang banyak di manapun saya berada saya ingin berkata "thanks for all of my lecturer in English Education Study Program Muhammadiyah University of Metro, you make me better than before" semua dosen-dosen yang sangat murah ilmu baik dan tak pernah bosan menegur dan mengajarkanku ilmu-ilmu baru yang sangat bermanfaat, sehingga saya bisa menjadi Desi yang pemberani dan mampu mengatasi berbagai masalah di dunia pendidikan pada saat proses belajar mengajar tentunya.
Pembelajaran itu tentu sangat berguna saat saya berada di depan murid-murid saya, belum lagi siswa kelas 9 yang saya masuki adalah salah satu kelas unggulan, tentu banyak pertanyaan-pertanyaan yang kritis yang membuat saya kewalahan menjawabnya, namun mereka ini sangat aktif dan responsif dengan materi yang saya sampaikan, semua siswa aktif bertanya dengan saya tidak ada satu siswa pun yang diam. Kalaupun mereka ribut, mereka ribut karena diskusi bukan karena bercanda, bahkan ada yang sampai datang ke meja guru saya untuk bertanya apa yang belum mereka ketahui, merekapun larut asik dalam mengerjakan soal di LKS sampai-sampai mereka tak mau keluar kelas ketika jam habis, mereka bilang "miss nanti dong miss masih pengen belajar, besok belajar sama miss desi lagi ya?" Begitu terkesan nya saya mendengar suara itu, senang sekali hati ini karena kehadiran saya mereka tunggu dan mereka nanti, satu hal yang saya inginkan ketika saya menjadi seorang pendidik nanti, saya ingin menjadi pendidik yang selalu dinanti keharidannya dan dirindukan cara mengajarnya. (magiklights.com)
(AL-Bayurie¦Hum)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.