Permudah Sistem Kepegawaian, Pustik Helat Sosialisasi Pengisian SIMPEG bersama Kaprodi

UM Metro – Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pusat Teknologi dan Informatika (Pustik) Universitas Muhammadiyah Metro helat sosialisasi pengisian Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) bersama seluruh ketua Program Studi di lingkungan UM Metro, Jum’at (29/12/17).

SIMPEG yang berhasil dibuat oleh programmer handal UM Metro, Fariadi, A.Md. ini berfungsi untuk mendata pegawai dan dosen yang berada di lingkungan UM Metro, sebagaimana yang diungkapkan Ismail Puji Saputra, A.Md. kepada tim Pusat Media Humas UM Metro pada Jum’at (29/12/17) kemarin.

SIMPEG ini merupakan sebuah aplikasi yang berfungsi mendata pengawai dan dosen yang berada di lingkungan UM Metro, yang berisi data-data pegawai seperti informasi pendidikan pegawai, informasi keluarga, sertifikat pelatihan, jabatan structural, jabatan fungsional dan lain-lain,” kata Ismail biasa disapa.

Menurutnya, sosialisasi SIMPEG tersebut memang ditujukan kepada setiap kaprodi yang ada di UM Metro, dengan tujuan sang Kaprodi nantinya bisa mengajarkan kembali teknis pengisiannya kepada dosen dan staff di prodi masing-masing.

Memang sosialisasi ini sifatnya terbatas, dikarenakan ada beberapa hal, besar harapan kami kepada setiap Kaprodi yang telah memahami bagaimana cara melakukan penginputan data, baik untuk dosen dan pegawai, nantinya mereka bisa mengajarkan kembali kepada dosen dan staff di Prodi masing-masing,” tambahnya.

Lebih lanjut Ismail menjelaskan, untuk masuk ke SIMPEG, masing-masing dosen dan pegawai harus meminta username dan password kepada pihak Badan Administrasi Umum (BAU) terlebih dahulu.

Untuk melakukan pengisian data, dosen dan pegawai harus minta username dan password ke pihak BAU terlebih dahulu. Barulah nanti mereka melakukan pengisian data. Data tersebut terbagi menjadi dua, ada yang langsung diisi di kolom yang telah disediakan, ada juga yang harus di upload,” tegas Ismail.

Ismail juga menjelaskan bahwa pengisian data yang dilakukan oleh dosen dan pegawai UM Metro tersebut akan diperiksa oleh tim admin, sehingganya data yang diisi kemungkinan bisa diterima ataupun tertolak bergantung pada kevalidan datanya.

Nanti jika datanya sudah diisi, pihak admin akan melakukan crosscheck, jika datanya bener, maka data tersebut akan diterima, tapi jika datanya salah maka pihak admin punya hak untuk menolak. Tolak disini maksudnya dosen dan pegawai harus mengisi ulang data tersebut dengan benar,” tukasnya.

Ismail berharap, adanya SIMPEG yang difasilitasi oleh UPT Pustik UM Metro ini mampu memudahkan pihak lembaga dalam mengurus administrasi Sumber Daya Manusianya.

Mudah-mudahan dengan adanya SIMPEG ini, data dosen dan pegawai UM Metro bisa tercover semua dengan baik, sehingga hal ini akan memudahkan pihak lembaga dalam mengurus administrasi Sumber Daya Manusianya kedepan,” pungkasnya. (AL-Bayurie¦Hum)



Tinggalkan Balasan