Prof. Dr. Karwono, M.Pd. Pimpin Upacara Kesaktian Pancasila di Lapangan Kampus I UM Metro

UM Metro – Awal Oktober menjadi momen yang paling bersejarah bagi bangsa Indonesia dimana pada tanggal tersebut merupakan hari Kesaktian Pancasila yang berhasil menyihir hampir semua institusi yang ada untuk melangsungkan upacara termasuk di dalamnya UM Metro.

Rektor UM Metro, Prof. Dr. Karwono, M.Pd. pimpin langsung upacara Kesaktian Pancasila yang digelar di Lapangnan kampus I UM Metro pada Senin, 02 Oktober 2017 kemaren.

Meski sebenarnya tanggal dijatuhkannya Hari Kesaktian Pancasila bukan pada tanggal 2 melainkan pada tanggal 1 Oktober, namun keberlangsungan upacara ini tidak terlepas dikarenakan tanggal tersebut jatuh pada hari libur yakni hari minggu, sehingga pihak UM Metro memutuskan untuk menjalaninya di hari berikutnya.

Upacara yang dikomandoi oleh koordinator satuan penjaga malam (SATPAM) UM Metro, Suyoto ini diikuti oleh seluruh dosen dan karyawan di lingkungan UM Metro yang juga melibatkan beberapa mahasiswa yang tergabung dalam bendera Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Tidak hanya itu, seluruh jajaran kepemimpinan juga turut hadir mulai dari Wakil Rektor bidang Akademik, Dr. Muhfahroyin, M.T.A. yang juga bertugas untuk membacakan Undang-Undang Dasar 1945, Wakil Rektor bidang Sarana Prasarana, Dr. Bambang Suhada, M.Si., Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan, Drs. Jazim Ahmad, M.Pd. yang bertugas membacakan Ikrar Setia Pancasila, dan Wakil Rektor bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Drs. Sarbini, M.Ag. yang bertugas membacakan do’a.

Sedangkan Prof. Dr. Karwono, M.Pd. yang mendapat amanah sebagai Inspektur Upacara menyampaikan, Pancasila sebagai dasar Negara telah mengalami berbagai cobaan serta upaya mengubah dasar Negara Pancasila dengan ideologi lain meski pada akhirnya hal tersebut dapat digagalkan dalam sambutannya.

“Tanggal 1 Oktober kita memperingati hari Kesaktian Pancasila, sejarah telah menunjukkan bahwa Pancasila sebagai dasar Negara telah mengalami berbagai cobaan dan ujian serta upaya untuk mengubah dasar Negara Pancasila dengan ideology lain. Namun sejarah membuktikan bahwa setiap upaya ingin mengubah Pancasila sebagai dasar Negara selalu mengalami tantangan dari warganegara dan berakibat kegagalan,” terangnya.

Guru besar UM Metro ini juga menyampaikan bahwa warga Negara Indonesia wajib mengakui Pancasila sebagai dasar Negara dan tidak diperkenankan mengubah dasar Negara yang sudah disepakati dengan dasar lain.

“Pancasila sebagai dasar Negara adalah komitmen nasional yang sangat menghargai keberagaman dan sudah final. WNI yang hidup di Indonesia harus mengakui Pancasila sebagai dasar Negara dan tidak boleh mengubah dasar Negara yang sudah disepakati dengan dasar lain, karena mengubah dasar Negara berartu mengubah kesepakatan nasional yang berarti pembubaran Negara,” tandasnya.

Hal inilah menurutnya wujud implikasi dari peringatan hari Kesaktian Pancasila bagi UM Metro sebagai amal usaha Muhammadiyah yang bertujuan menegakkan ajaran Islam sehingga terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Implikasi dari peringatan hari Kesaktian Pancasila bagi kita yang bekerja di UM Metro adalah sebagai perwujudan ibadah kepada Allah S.W.T. UM Metro didirikan sejak 1966 telah memiliki visi, misi dan tujuan yang jelas, maka kita yang bekerja di UM Metro, karena kita hadir setekah Universitas ini berdiri dan punya landasan yang jelas, oleh karena itu kita tidka boleh mengubah kesepakatan ydan aturan yang sudah dibakukan. UM Metro sebagai amal usaha muhammadiyah didirikan dalam rangka menegakkan ajaran Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Rektor UM Metro ini juga menekankan bahwa sebagai bagian dari civitas akademika Universitas Muhammadiyah Metro baik dosen dan karyawan harus memahami makna visi dan misi UM Metro sehingga ada capaian didalamnya.

karena tujuan ini panjang, maka dibuat tahapan-tahapan pencapaian. Kita harus paham UM Metro mau kemana, sekarang ada dimana dan apa yang harus diperbuat,” pungkasnya. (Al-Bayurie¦Hum)



Tinggalkan Balasan