OBRAS Goes to School Susupi Wilayah SMA Muhamadiyah 1 Metro

UM Metro – Herlambang Pratama CS berhasil susupkan program OBRAS Goes to School di wilayah SMA Muhammadiyah 1 Metro minggu lalu, Sabtu (23/9/17).

Obras yang sering disebut Obrolan Seputar Sejarah merupakan sebuah program kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa Pendidikan Sejarah UM Metro yang membahas mengenai obrolan santai seperti tanya jawab seputar sejarah.

Menurut Nurul Afifa saat mengunjungi kantor Humas dan HI UM Meto siang tadi (29/9/17), program ini pada dasarnya hanya dilakukan di kampus tercinta saja, namun pada tahun 2017 ini disiasati goes to school yang mana program tersebut dinahkodai langsung oleh beberapa mahasiswa yang melakukan kegiatan PPLT-Tematik di sekolah setempat.

Kami melaksanakan program obras ini di sekolah tercinta tempat praktikan PPLT-Tematik yaitu SMA Muhammadiyah 1 Metro. Kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 23 September 2017, pukul 08.40-10.00 WIB dimoderatori oleh Khulifah Nurul Wahidah dan selaku pemateri didalam kegiatan tersebut adalah bapak Kian Amboro, M.Pd. selaku dosen Pendidikan Sejarah UM Metro,” terang Nurul Afifa.

Nurul Afifa juga menuturkan, kegiatan tersebut mengangkat sebuah tema “Membangun Karakter Anak Negeri yang Berkemajuan Melalui Sejarah” serta disisipi materi yang berkaitan dengan pembelajaran terkait peristiwa G30S/PKI. “Dalam kegiatan ini beliau (baca: Kian Amboro, M.Pd.) banyak memberikan wawasan dan pengetahuan kepada siswa/i kelas XI,” tambahnya.

Kegiatan obras ini dilakukan dengan maksud untuk menguatkan karakter melalui  nilai-nilai moral yang diambil dari pembelajaran sejarah sebagai sesuatu yang tak lepas dari masa lalu. Seperti halnya seseorang tidak dapat merubah masa lalu, tetapi seseorang dapat merencanakan masa depan. Sejatinya belajar dari sesuatu yang telah terjadi akan menjadikan lebih baik dimasa mendatang,” paparnya.

Selain itu, Nurul Afifa mengungkapkan antusias siswa dalam kegiatan tersebut sangatlah baik. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya beberapa siswa yang aktif dalam bertanya menjadikan kegiatan tersebut lebih hidup dan bermakna.

Seperti singkatannya obras (obrolan santai) siswa tidak malu-malu didalam menyampaikan pertanyaan kepada pemateri. Dalam kegiatan ini siswa/i yang bertanya kisaran 8 siswa/i, yakni 6 pertanyaan dari siswa laki-laki dan 2 pertanyaan dari siswi perempuan. Salah satu siswa yang aktif dalam bertanya yaitu bernama Gilang Yopi Anwar yang pertanyaannya cukup membuat tercengang, dimana hal tersebut bahkan kadang tak terfikirkan oleh peserta lain yang mengikuti kegiatan obras tersebut,” tandasnya.

Sikap antusias yang ditunjukkan oleh siswa tersebut menjadi tolak ukur keberhasilan program yang dibesut oleh mahasiswa Pendidikan Sejarah UM Metro di SMA Muhammadiyah 1 Metro ini.

Dalam kegiatan ini kami merasa sudah berhasil dalam melaksanakannya dan pemateri juga cukup senang dan puas melihat respon dari siswa/i yang antusias, aktif dan keingintahuannya yang tinggi serta semangat dalam belajarnya yang asyik,” pungkasnya. (Al-Bayurie¦Hum)



Tinggalkan Balasan