Terjun ke Masyarakat, Mahasiswa PPLT-Tematik Rintis Gerakan MPLK
- 7 September 2017
- Posted by: Humas UM Metro
- Category: Uncategorized @id

UM Metro – Mahasiswa PPLT-Tematik UM Metro yang kebetulan ditempatkan di SMA Kartikatama Metro berhasil rintis gerakan masyarakat peduli lingkungan dan keluarga di sekitaran posko mereka yang terletak di Kelurahan Margorejo RW.04 RT.17 pada 30 Agustus 2017 lalu.
Gerakan MPLK yang merupakan salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat mahasiswa PPLT-Tematik UM Metro ini bergerak dalam membudidayakan tanaman anti nyamuk di sekitaran perumahan warga Kelurahan Margorejo sebagaimana yang dilaporkan oleh Ahmad Khoirul Hidayat kepada tim Humas UM Metro dini hari (7/9/17).
Lebih lanjut, Ahmad memaparkan bahwa kegiatan tersebut ditenggarai oleh mahasiswa PPLT-Tematik yang bekerjasama dengan KIR SMA Kertikatama Metro yang berjumlah sekitar 30 siswa. “kegiatan ini bertujuan agar mampu mendidik generasi muda guna memahami pentingnya menjaga lingkungan dan keluarga dari serangan nyamuk berbahaya, dengan kata lain memanfaatkan tanaman bioinsektisisda,” terangnya.
Sementara itu, Abdul yang merupakan salah satu anggota KIR yang ikut pada waktu itu mengungkapkan perasaan senangnya dapat terlibat dalam acara yang dirintis oleh bimbingan Kuswono, M.Pd. ini. Menurutnya gerakan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan mereka di luar sekolah.
"saya seneng bisa ikut acara seperti ini karena saya bisa menambah ilmu dan wawasan lebih tentang lingkungan" ujar Abdul, yang juga ketua KIR SMA Kartikatama Metro.
Kegiatan penanaman tanaman anti nyamuk "bioinsektisida" ini dibagikan secara cuma – cuma kepada warga sekitaran posko. Selain itu mahasiswa ikut membawa alat tanaman seperti cangkul, sabit dan lain-lain guna membantu menanam beberapa tanaman di sekitaran rumah warga.
”Untuk memudahan warga dalam mempraktekkan ilmu tersebut, kami juga membagikan beberapa selembaran pamflet terkait pentingnya tanaman anti nyamuk dan bahayanya gigitan nyamuk,” tambahnya.
Ahmad juga menjelaskan bahwa tanaman yang ditanam oleh warga adalah Tai Kotok, Lavender dan Geranium. “Tanaman – tanaman itu selain dapat mengusir nyamuk secara alami dapat juga digunakan sebagai tanaman hias dan yang paling penting dapat bermanfaat,” ujar ibu Nunik yang merupakan warga RT 17.
Kegiatan lingkungan ini bertujuan untuk mengenalkan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga keluarga dari gigitan nyamuk dengan menanam tanaman anti nyamuk. Selain tidak berbahaya tanaman ini pun bisa juga digunakan untuk menghias rumah menjadi lebih asri dan indah. (Al-Bayurie¦Hum)
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.