Bazar UMKM dan FEB Fest UM Metro Jadi Ajang Mahasiswa Tampilkan Kreativitas dan Jiwa Wirausaha

METRO — Pelaksanaan Bazar UMKM 2026 yang berkolaborasi dengan FEB Fest dan Gebyar Vokasi di Universitas Muhammadiyah Metro berlangsung meriah selama dua hari, Rabu–Kamis (20–21/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas, inovasi, serta kemampuan berwirausaha secara langsung.

Sebanyak 61 stand turut meramaikan kegiatan dengan menghadirkan berbagai produk makanan, minuman, kerajinan, hingga produk kreatif lainnya. Seluruh transaksi pembayaran dalam kegiatan tersebut menggunakan sistem QRIS sebagai bentuk penerapan digitalisasi UMKM.

Peserta bazar tidak hanya berasal dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Metro, tetapi juga melibatkan pelaku UMKM Kota Metro serta siswa dari 10 SMA dan SMK di Provinsi Lampung.

Kepala UPT Pusat Karir dan Inkubator Bisnis UM Metro, Karnila Ali, B.Bus., M.P.A., mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kampus membangun ekosistem kewirausahaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman nyata dalam membangun usaha agar mampu bersaing di masa depan.

“Sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mempraktikkan kewirausahaan secara langsung sekaligus membuka akses networking,” jelasnya.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UM Metro, Dr. E. Febriyanto, S.E., M.M., menilai kegiatan bazar UMKM mampu membangun mental tangguh mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia usaha.

Ia menekankan pentingnya kreativitas, inovasi, serta kemampuan memanfaatkan digital marketing dalam mengembangkan usaha di era modern.

“Mahasiswa harus memiliki daya juang, kreativitas, dan keberanian untuk memulai usaha sejak dini,” ungkapnya.

Selain menjadi ajang promosi produk, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran berbasis praktik yang mempertemukan mahasiswa dengan dunia usaha dan masyarakat secara langsung.

Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan kampus yang memberikan dampak nyata bagi mahasiswa maupun masyarakat.

Ia menilai bazar UMKM dan FEB Fest menjadi bagian dari implementasi kurikulum berbasis proyek yang mampu mendorong mahasiswa menjadi lulusan yang inovatif dan siap menciptakan lapangan kerja.

Melalui kegiatan tersebut, Universitas Muhammadiyah Metro terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM dan mencetak generasi muda yang adaptif, kreatif, serta mampu bersaing di era ekonomi digital.