Pengabdian Masyarakat UM Metro: Kampus Hadir di Desa, Perkuat Ekonomi KWT Ngestirahayu
- 10 Desember 2025
- Posted by: Humas UM Metro
- Category: Berita Terbaru
Lampung Tengah – Universitas Muhammadiyah (UM) Metro terus menegaskan perannya sebagai kampus yang hadir dan berdampak bagi masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, tim dosen bersama mahasiswa UM Metro memberikan pelatihan serta pendampingan pengemasan produk kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Ngestirahayu, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah.
Kegiatan yang berlangsung sejak November hingga 7 Desember 2025 ini disambut antusias oleh para anggota KWT Ngestirahayu. Mayoritas peserta merupakan pelaku usaha rumahan yang mengolah hasil pertanian dan pangan lokal. Selama ini, produk yang dihasilkan memiliki potensi besar, namun masih terkendala pada aspek kemasan, branding, dan kesiapan pemasaran.
Ketua tim pengabdian UM Metro, Fajri Arif Wibawa, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal melalui inovasi kemasan yang lebih menarik, higienis, dan sesuai dengan standar pasar. Menurutnya, kemasan memiliki peran strategis dalam menentukan daya tarik dan kepercayaan konsumen.
“Pengemasan yang baik tidak hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga menjadi identitas dan daya tarik utama. Melalui pendampingan ini, kami berharap produk-produk KWT Ngestirahayu dapat naik kelas dan memiliki daya saing yang lebih kuat,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi sekaligus praktik langsung mengenai teknik dasar pengemasan, pemilihan bahan kemasan yang aman, desain label produk, hingga pengenalan strategi branding sederhana. Mahasiswa UM Metro turut terlibat aktif mendampingi peserta, mulai dari proses perancangan label hingga simulasi pengemasan produk.
Perwakilan Pengurus KWT Ngestirahayu, Salmi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pendampingan yang diberikan. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini membuka wawasan para anggota KWT mengenai pentingnya tampilan produk dalam meningkatkan minat beli konsumen.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Selama ini produk kami dijual dengan kemasan seadanya. Sekarang kami jadi lebih paham bagaimana kemasan dan label bisa meningkatkan nilai jual,” ungkapnya.
Program pengabdian ini merupakan bagian dari komitmen UM Metro dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat desa. Melalui pendanaan DPPM Diktisaintek Tahun 2025, kegiatan ini dinilai berhasil mendorong peningkatan kualitas usaha mikro serta memperkuat peran perempuan desa dalam pengembangan ekonomi lokal.
Dengan adanya pelatihan dan pendampingan berkelanjutan ini, UM Metro berharap produk-produk KWT Ngestirahayu mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Kontributor: tim pengabdian UM Metro
