METRO — Tiga dosen Universitas Muhammadiyah (UM) Metro dipercaya menjadi instruktur dalam Pelatihan SPPI Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi Republik Indonesia.
Pelatihan berlangsung pada 17–27 Juli 2026 di Pusat Latihan Tempur Baturaja, Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut diikuti oleh calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dipersiapkan untuk mendukung pengelolaan koperasi secara profesional dan berkelanjutan.
UM Metro berpartisipasi melalui keterlibatan tiga akademisi, yakni Dani Anggoro, M.Kom., Dr. Nedi Hendri, S.E., M.Si., Ak., CA., CPA., dan Sri Retnaning Rahayu, S.E., M.M.
Dani Anggoro menyampaikan materi bertajuk Manajemen Pemasaran untuk Bisnis yang Berkelanjutan. Materi tersebut mencakup pemetaan pasar lokal, pengembangan strategi pemasaran, pemanfaatan pemasaran digital, penguatan identitas produk, serta inovasi branding bagi produk dan usaha berbasis desa.
Sementara itu, Dr. Nedi Hendri bersama Sri Retnaning Rahayu menyampaikan materi mengenai akuntansi, perpajakan, dan pelaporan keuangan koperasi.

Materi yang diberikan meliputi dasar-dasar akuntansi perkoperasian, penerapan tata kelola yang baik (good corporate governance), pencatatan transaksi, penyusunan laporan laba rugi, serta pemahaman terhadap kewajiban perpajakan.
“Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar memiliki kemampuan manajerial yang sesuai dengan kebutuhan pengelolaan koperasi di lapangan. Peserta tidak hanya dibekali pemahaman mengenai pemasaran, akuntansi, perpajakan, dan pelaporan keuangan, tetapi juga didorong untuk mampu menerapkan pengetahuan tersebut dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi koperasi,” ujar Dani Anggoro.
Dalam pelaksanaannya, proses pembelajaran menggunakan pendekatan Active Learning dan Case-Based Learning. Melalui pendekatan tersebut, peserta didorong untuk terlibat secara aktif dalam diskusi, analisis persoalan, serta penyelesaian studi kasus yang berkaitan dengan pengelolaan koperasi.
Keterlibatan dosen UM Metro dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan penguatan tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Selain memberikan pengalaman profesional bagi para dosen, kegiatan tersebut juga memperluas jejaring UM Metro dengan kementerian dan berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan koperasi serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Partisipasi dosen dalam kegiatan nasional juga mencerminkan keterlibatan sivitas akademika UM Metro dalam aktivitas profesional di luar kampus serta penguatan peran perguruan tinggi melalui pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pengalaman serta studi kasus yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat menjadi bahan pengayaan pembelajaran di lingkungan UM Metro. Integrasi pengalaman praktik ke dalam proses pembelajaran diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap dinamika pengelolaan koperasi dan perkembangan ekonomi berbasis masyarakat.
Melalui keterlibatan dalam pelatihan tersebut, UM Metro terus mendorong kontribusi akademisi dalam pengembangan sumber daya manusia, penguatan ekonomi desa, serta pembangunan koperasi yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan.